Rabu, 23 Februari 2011

Perahu Keselamatanku

Aku duduk sambil mnikmati senja dalam perahu keselamatanku yang sedang berlabuh.
aku melihat Yesus di ruang kemudi, menatapku dan berkata ;
"Lepaskn tambatan perahumu & biarkan Aku membawamu ke seberang. Bukanlah rencana-Ku agar kamu tetap berlabuh disini"

Dengan wajah takut, gelisah & khawatir, aku menjawabNya,
"Tuhan, bukankah lebih baik aku tetap disini. Aku tidak akan melihat topan, badai & angin ribut. Dan aku dapat kembali ke darat kapanpun aku mau"

Dengan lembut Tuhan Yesus memegang tanganku, menatap mataku & berkata,
"Memang disini kamu tidak akan mengalami topan, badai & angin ribut. Tetapi, kamu juga tidak akan pernah melihat Aku mengatasi semua hal itu. Kamu tidak akan melihat bahwa Aku berkuasa atas semuanya itu karena Akulah Tuhan"

Di dalam pergumulan berat aku memandang tali pengikat perahuku. Di tali itu aku melihat banyak rasa khawatir.

Di dalam hati aku brtanya,
"Tahukah Ia mengenai apa yang aku inginkan? mengertikah Ia mengenai apa yang aku rindukan?"

Yesus memelukku & berbisik lembut,
"Memang tidak semuanya akan sesuai dengan apa yang kamu ingnkan, bahkan, mungkin kamu akan mendapati hal yang sebaliknya, tetapi maukah kamu percaya?
Rancangn-Ku adalah rancangan damai sejahtera, masa depanmu bersamaKu akan menjadi masa depan yang penuh harapan"

Ia memelukku & menangis bersamaku. Dengan berat aku melepaskan tali perahuku. Aku mlepaskan semua rasa kuatirku. Aku meletakan hak atas masa depanku di tanganNya.

Saudaraku, serahkanlah seluruh hak atas masa depanmu ke dalam tanganNya. Kamu tak perlu tahu bagaimana Ia merancangnya, tetapi percayalah, semua itu indah pada waktunya.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.( Yeremia 29:11)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar